mental health
Kesehatan Mental
Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Pengertian Kesehatan Mental
Kesehatan mental dipengaruhi oleh peristiwa dalam
kehidupan yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku
seseorang. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat berupa kekerasan dalam rumah
tangga, pelecehan anak, atau stres berat jangka panjang.
Jika kesehatan mental terganggu, maka timbul
gangguan mental atau penyakit mental. Gangguan mental dapat mengubah cara
seseorang dalam menangani stres, berhubungan dengan orang lain, membuat
pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri.
Beberapa jenis gangguan mental yang umum ditemukan,
antara lain depresi, gangguan bipolar, kecemasan, gangguan stres pasca trauma
(PTSD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan psikosis. Beberapa penyakit
mental hanya terjadi pada jenis pengidap tertentu, seperti postpartum
depression hanya menyerang ibu setelah melahirkan.
Pencegahan Kesehatan Mental
Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah
gangguan mental, yaitu:
Melakukan aktivitas fisik dan tetap aktif secara
fisik.
Membantu orang lain dengan tulus.
Memelihara pikiran yang positif.
Memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah.
Mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Menjaga hubungan baik dengan orang lain.
Menjaga kecukupan tidur dan istirahat.
Pengobatan Kesehatan Mental
Beberapa pilihan pengobatan yang akan dilakukan
dokter dalam menangani gangguan mental, antara lain:
Psikoterapi. Psikoterapi merupakan terapi bicara
yang memberikan media yang aman untuk pengidap dalam mengungkapkan perasaan dan
meminta saran. Psikiater akan memberikan bantuan dengan membimbing pengidap
dalam mengontrol perasaan. Psikoterapi beserta perawatan dengan menggunakan
obat-obatan merupakan cara yang paling efektif untuk mengobati penyakit mental.
Beberapa contoh psikoterapi, antara lain cognitive behavioral therapy, exposure
therapy, dialectical behavior therapy, dan sebagainya.
Obat-obatan. Pemberian obat-obatan untuk mengobati
penyakit mental umumnya bertujuan untuk mengubah senyawa kimia otak di otak.
Obat-obatan tersebut berupa golongan selective serotonin reuptake inhibitor
(SSRI), serotonin-norepinephrine reuptake inhibitor (SNRIs), dan antidepresan
trisiklik. Obat-obatan ini umumnya dikombinasikan dengan psikoterapi untuk
hasil pengobatan yang lebih efektif.
Rawat inap. Rawat inap diperlukan jika pengidap
membutuhkan pemantauan ketat terhadap gejala-gejala penyakit yang dialaminya
atau terdapat kegawatdaruratan di bidang psikiatri, misalnya percobaan bunuh
diri.
Support group. Support group umumnya beranggotakan
pengidap penyakit mental yang sejenis atau yang sudah dapat mengendalikan
emosinya dengan baik. Mereka berkumpul untuk berbagi pengalaman dan membimbing
satu sama lain menuju pemulihan.
Stimulasi otak. Stimulasi otak berupa terapi
elektrokonvulsif, stimulasi magnetik transkranial, pengobatan eksperimental
yang disebut stimulasi otak dalam, dan stimulasi saraf vagus.
Pengobatan terhadap penyalahgunaan zat. Pengobatan
ini dilakukan pada pengidap penyakit mental yang disebabkan oleh ketergantungan
akibat penyalahgunaan zat terlarang.
Membuat rencana bagi diri sendiri, misalnya mengatur
gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari, untuk melawan penyakit mental. Rencana
ini bertujuan untuk memantau kesehatan, membantu proses pemulihan, dan
mengenali pemicu atau tanda-tanda peringatan penyakit.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika diri sendiri atau kerabat menunjukkan
gejala-gejala yang telah disebutkan di atas secara terus-menerus dan tidak
membaik, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis jiwa atau
psikiater untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Untuk
melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah
sakit pilihan kamu di sini.
Jujur sebenernya aku punya temen yang punya gangguan
mental. Dia sering nyakitin dirinya sendiri. Seperti cutting. Tangannya
keliatan bekas cuttingnya. Tapi untungnya sekarang dia udah gak gitu lagi. Dia udah
menjalani hidupnya lagi dengan lebih baik.
Comments
Post a Comment